JAKARTA
- Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) menyatakan kesiapan penuh
industri konstruksi baja nasional untuk mendukung program percepatan pembangunan
infrastruktur jembatan. Asosiasi ini menegaskan kapasitasnya dalam memproduksi
100 unit Jembatan Bailey per bulan dengan menggunakan 100% produk baja lokal
tanpa ketergantungan impor.
Ketua
Umum ISSC, Budi Harta Winata, menekankan bahwa seluruh komponen utama jembatan
jenis ini, mulai dari material, fabrikasi, hingga pelaksanaan konstruksi di
lapangan, telah dapat dipenuhi oleh industri baja nasional yang tergabung dalam
keanggotaan ISSC. "Pembangunan 100 Jembatan Bailey per bulan dapat
dilakukan sepenuhnya menggunakan produk dalam negeri," tegas Budi dalam
keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).
Jembatan
Bailey dinilai sebagai solusi strategis untuk mempercepat konektivitas,
khususnya di daerah terpencil, perbatasan, dan wilayah yang terdampak bencana.
Desainnya
yang modular dan sistem pemasangan yang relatif cepat memungkinkan pembangunan
yang efisien tanpa mengorbankan standar keselamatan dan mutu. Lebih dari itu,
pemanfaatan produk baja nasional diharapkan memberikan dampak ganda bagi
perekonomian.
https://ekbis.sindonews.com/read/1662359/34/issc-siap-bangun-100-jembatan-bailey-per-bulan-andalkan-100-baja-lokal-1767362505